Translate

Hari Kesaktian Pancasila
💥 BREAKING NEWS
Memuat berita terkini Ngerapik Blog...

Domain Gratis URL.PH Pengalaman Membuat Website Gratis pada Era 2015. Apa Kabar Sekarang ya?

Pada masa jayanya, domain Gratis URL.PH pernah menjadi salah satu pilihan menarik bagi blogger dan pengguna internet yang ingin membuat website tanpa harus membeli nama domain berbayar. Pada era sekitar tahun 2013-2015, alamat dengan akhiran .url.ph cukup mudah ditemukan pada berbagai website pribadi, blog, forum, hingga situs sekolah dan komunitas.

Bagi pengguna yang baru belajar membuat website saat tahun itu, layanan ini memberikan kesempatan untuk memiliki alamat website sendiri tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk membeli domain. URL.PH kemudian menjadi salah satu bagian dari perjalanan perkembangan web hosting gratis yang cukup populer pada masanya.

Artikel ini merupakan pembaruan dari dokumentasi lama mengenai penggunaan domain gratis URL.PH. Karena layanan internet dapat berubah dari waktu ke waktu, pembahasan ini lebih diarahkan sebagai dokumentasi pengalaman saya dalam blogging mengikuti perkembangan website gratis pada era tahun tersebut.

Saya sendiri juga dulu pernah menggunakan domain gratis ini untuk menampilkan demo aplikasi yang saya buat tahun 2013-2016. Berikut ini adalah contoh dari pengaplikasiannya yang saya tampilkan pada blog semujursite yang tidak tau lagi akin loginnya:

Jika teman teman juga pernah mengenal atau menggunakan layanan yang berkaitan dengan domain URL.PH pada masa tersebut, Komen dibawah ya teman teman semua karena domain gratis ini menarik untuk dibahas kembali karena jejak digitalnya masih dapat ditemukan di sejumlah sumber internet. Seperti halnya domain ID1945.com. Artikelnya bisa teman teman baca disini.

Apa Itu Domain Gratis URL.PH?

URL.PH merupakan alamat domain dengan ekstensi url.ph yang pada masanya banyak digunakan sebagai bagian dari layanan hosting gratis. Pengguna dapat membuat alamat website dengan nama tertentu, misalnya ngerapikblog.url.ph.

Berbeda dengan membeli domain seperti .com atau .net, alamat seperti namawebsite.url.ph pada dasarnya berada di bawah domain utama URL.PH. Dengan demikian, pengguna memperoleh alamat website berbentuk subdomain tanpa harus memiliki domain utama tersebut.

Popularitas URL.PH pada Era Blogging 2013-2015

Sekitar tahun 2013-2015, perkembangan blog dan website pribadi sedang mengalami pertumbuhan yang cukup menarik. Banyak orang seperti saya saat itu mulai belajar membuat website menggunakan CMS, script PHP maupun layanan hosting gratis.

Alamat domain seperti .url.ph juga pernah digunakan oleh berbagai jenis website, contohnya seperti yang saya sebutkan diatas. Dokumentasi lama bahkan menunjukkan penggunaan alamat .url.ph pada sejumlah website pendidikan dan situs pribadi yang kemudian masih dapat ditemukan melalui arsip atau indeks internet.

Mengapa Memilih Domain Gratis?

Alasan utama saya menggunakan domain gratis saat itu tentu berkaitan dengan biaya. Bagi seseorang yang baru mulai belajar blogging, mengeluarkan biaya untuk domain dan hosting mungkin belum menjadi prioritas. Dengan layanan gratis, saya dapat mencoba membuat website, mengunggah file, mempelajari database dan mengenal berbagai fungsi hosting tanpa harus langsung membeli paket berbayar.

Domain gratis juga dapat menjadi tempat latihan bagi saya sebelum seseorang benar-benar serius membangun website. Setelah memahami cara kerja website, pengguna dapat berpindah ke domain sendiri dengan nama yang lebih profesional.

URL.PH dan Hosting Gratis

Pada masa kejayaannya, alamat URL.PH langsung dikaitkan dengan layanan hosting gratis yang menyediakan ruang untuk menyimpan file website. Pengguna dapat mengunggah file HTML, PHP maupun berbagai file pendukung sesuai fitur hosting yang tersedia.

Konsepnya cukup sederhana. Domain atau subdomain digunakan sebagai alamat website, sedangkan hosting menjadi tempat penyimpanan file dan data website. Keduanya saling berhubungan sehingga website dapat diakses melalui browser dalam satu cpanel gratis. Pokoknya seru deh saat itu, dan seingat saya waktu itu sekitaran tahun 2011-2013 saya masih menjadi penjaga warnet, disitulah awal saya membangun dan belajar membuat website.

Belajar HTML dan CSS

Website gratis ini saya gunakan untuk menguji berbagai desain halaman menggunakan HTML dan CSS. Pengguna dapat mencoba membuat menu navigasi, halaman profil, artikel dan berbagai komponen website lainnya.

Belajar PHP dan Database

Layanan hosting gratis URL.PH ini telah mendukung PHP dan database, pengguna dapat melanjutkan pembelajaran ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka dapat membuat sistem login, buku tamu, aplikasi sederhana dan berbagai proyek berbasis database.

Belajar CMS

Hosting gratis URL.PH ini juga dapat menjadi media untuk mempelajari CMS atau Content Management System Seperti Joomla, Wordpress, dan Framework lainnya. Dengan CMS, pengguna tidak harus membuat seluruh sistem website dari awal.

Pengalaman tersebut telah menjadi dasar sebelum saya benar benar mengembangkan website yang lebih serius menggunakan hosting dan domain sendiri.

Kelebihan Domain Gratis URL.PH pada Masanya

Keunggulan utama URL.PH bagi pengguna pada masa itu adalah kemudahan untuk mendapatkan alamat website tanpa harus membeli domain berbayar. Hal tersebut sangat membantu blogger pemula seperti saya yang ingin mencoba membuat website.

Selain itu, alamat subdomain relatif mudah digunakan untuk proyek pribadi atau latihan. Pengguna dapat membagikan alamat tersebut kepada teman atau komunitas untuk memperkenalkan website yang dibuat, biasanya saya membagikan di blogger, dan di Facebook saat itu.

Kekurangan Menggunakan Domain Gratis

Meskipun menarik, domain gratis tentu memiliki keterbatasan. Salah satu kekurangannya menurut saya adalah pengguna tidak mempunyai kendali penuh terhadap domain utama. Jika penyedia layanan menghentikan program atau mengubah kebijakannya, pengguna dapat terdampak. Website yang telah kita buat didalam mode CPANEL akan hilang apabila tidak ada beckuapan, seperti halnya saya teman teman blogger. Hal ini berbeda dengan domain berbayar yang didaftarkan atas nama pemilik melalui registrar.

Alamat subdomain juga terlihat kurang profesional dibandingkan domain premium sendiri. Saran dari saya untuk bisnis, perusahaan, organisasi atau blog yang ingin dibangun dalam jangka panjang, penggunaan domain premium pribadi biasanya lebih tepat.

FAQ Domain Gratis URL.PH

Apa itu Domain Gratis URL.PH?

URL.PH merupakan domain dengan ekstensi url.ph yang pada masa tertentu sekitaran tahun 2013-2015 digunakan dalam layanan website dan hosting gratis. Alamat website yang menggunakan pola .url.ph banyak ditemukan pada era awal perkembangan web hosting gratis.

Apakah URL.PH benar-benar gratis?

Pada periode itu, domain URL.PH digunakan sebagai subdomain dengan layanan 100% gratis. Namun, ketersediaan pendaftaran dan mekanisme layanan dapat berubah sehingga informasi lama perlu dibedakan dengan kondisi layanan saat ini.

Apakah domain URL.PH cocok untuk website profesional?

Apabila untuk proyek pribadi atau pembelajaran, subdomain gratis sangat dapat digunakan. Namun apabila untuk bisnis dan website jangka panjang, menggunakan domain premium sendiri lebih tepat karena memberikan identitas dan kontrol yang lebih baik.

Apakah website lama dengan URL.PH masih bisa ditemukan?

Beberapa website dengan alamat .url.ph masih dapat ditemukan melalui mesin pencari atau sumber dokumentasi internet. Namun, keberadaan alamat lama tidak berarti seluruh tampilan dan statusnya  masih aktif. Saya mengalami dari website yang telah saya buat semuanya tidak bisa diakses kembali, nampak seperti gambar dibawah ini:

Apakah domain gratis bagus untuk belajar coding?

Ya dong. Pada masanya, layanan hosting gratis menjadi sarana yang cukup membantu bagi pemula seperti untuk belajar HTML, CSS, PHP, database dan pengembangan website sebelum beralih ke layanan berbayar.

Kesimpulan

Domain Gratis URL.PH merupakan salah satu bagian dari sejarah perkembangan web hosting gratis dan blogging pada era 2013-2015. Bagi banyak pengguna internet pada masa itu, termasuk saya sendiri  alamat domain gratis seperti .url.ph memberikan kesempatan untuk memiliki website tanpa harus membeli domain sendiri.

Namun, perkembangan teknologi membuat layanan internet terus berubah. Karena itu, informasi mengenai domain gratis URL.PH perlu dilihat sebagai dokumentasi pengalaman dan sejarah blogging, bukan sebagai jaminan bahwa layanan domain gratis tersebut masih tersedia dengan mekanisme yang sama saat ini.

Bagi siapa pun yang ingin membangun website secara serius, membeli domain premium sendiri tetap menjadi pilihan yang lebih baik untuk jangka panjang, atau bisa menggunakan domain gratisan Blogger. Sementara itu, pengalaman menggunakan layanan gratis seperti URL.PH dapat menjadi bagian berharga dari perjalanan belajar dan perkembangan dunia blogging terutama bagi saya.

Akhir kata saya ucapakan terimakasih telah berkujung ke blog Ngerapik ini, semoga artikel tentang "Domain Gratis URL.PH Pengalaman Membuat Website Gratis pada Era 2015. Apa Kabar Sekarang ya?" bermanfaat untuk para pengunjung blog ini. Salam Ngerapik Blog.

Meta Hashtag: 

#URLPH #DomainGratis #DomainURLPH #HostingGratis #Blogging2015 #WebsiteGratis #BelajarWebsite #BloggerIndonesia #WebHosting #DomainGratisIndonesia #NgerapikBlog

Posting Komentar

[buka_aplikasi_komentar]

Lebih baru Lebih lama
Update cookies preferences