Selamat malam sobat dan teman teman blogger, artikel kali ini saya coba ulas dikarenakan blog ngerapik ini sudah 0 index di google search. Sudah berbagai trik saya lakukan ternyata memang susah mengembalikan keadaan agar blog ini kembali terindex. Saya pernah menulis tetang ini pada artikel saya disini. Grafiknya menukik tajam di Google Search Console. Sudah menggati template, setting robot.txt, sampai baru baru ini saya mengalokasikan sitemap ke BING. Lihat artikelnya disini. Kalau di pencarian Bing dan Yahoo, blog ngerapik ini masih aman mana saja. Namun, entah mengapa Google seperti Deindex Total blog ini sampai menyentuh angka nol? Pas saya cek menggunkan perintah site:ngerapik.blogspot.com di Google, ternyata semua halaman blog hilang tanpa bekas. Ini sudah berlangsung sekitar 3 bulanan ini sobat blogger.
Mengapa saya berinisiatif mengganti template? Ini kejadian aneh sobat sebanarnya, entah dari mana datangnya Malware yang menyusup masuk ke edit html template saya yang kompazz dan WonderFull waktu saya cek di sitecheck.sucuri.net, merah menyala malware pada kode scriptnya. Karena itu lah saya kembalikan lagi ke template Starter saya, dan saat saya cek kembali seperti tampak pada gambar tangkapan layar dibawah, alhamdullilah..
Buat sobat dan teman teman blogger hati hati ya memilih dan mengunduh template gak jelas, jangan sampai imbasnya Malware merajalela😀😅
Apakah sobat dan teman teman juga mengalami kondisi seperti blog ngerapik saya ini? Kejadian horor di dunia blogging ini namanya deindex google.
Sebagai orang yang bukan ahli dan berkecimpung di dunia SEO, saya tahu betul rasanya panik, bingung, dan kesal jadi satu saat mengetahui kejadian ini, ingat betul ini terjadi setelah blog saya dikunci gembok merah, lihat artikelnya disini. Setelah kejadian tersebut, berangsur angsur index pencarian blog ini menurun tajam sampai kondisinya seperti yang tertera diatas. Lalu, apakah kondisi tersebut benar-benar disebabkan oleh kesalahan Googlebot? Atau ada faktor lain yang menyebabkan halaman blog tidak lagi muncul di Google?
Dalam artikel ini saya mencoba membahasnya berdasarkan pengalaman yang saya alami, hasil pengamatan terhadap kondisi blog, serta informasi yang saya rangkum dan kembangkan dengan bantuan AI. Saya juga menyesuaikan kembali pembahasannya agar lebih mudah dipahami berdasarkan konteks dan pengalaman yang terjadi pada Ngerapik Blog.
Banyak dari kita mengira proses indeks dan deindex ini adalah hal yang acak. Padahal, ada dua sistem internal raksasa milik Google yang bekerja di balik layar, yaitu Googlebot dan AI bernama SpamBrain.
Mari kita intip cara kerja kedua teknologi ini agar blog kita tetap aman dan nangkring di pencarian halaman google.
Mengenal Googlebot Si Tukang Intip Rumah
Bayangkan Googlebot ini seperti kurir atau tim survei yang tugasnya keliling internet selama 24 jam penuh. Tugas utamanya sederhana: mendatangi setiap tautan baru, membaca isinya, lalu melaporkannya ke pusat data pencarian Google.
Namun, Googlebot tidak cuma mendata tulisan baru. Mereka juga bertugas mengecek ulang artikel-artikel lama kita. Kalau saat berkunjung mereka mendapati blog kita sering eror, tidak bisa diakses, atau kodenya berantakan, kurir digital ini akan melapor ke sistem pusat bahwa rumah atau blog kita sudah tidak layak dikunjungi pengguna.
SpamBrain: AI Algojo yang Menentukan Nasib Blog Kita
Nah, jika Googlebot bertugas sebagai mata dan telinga, maka SpamBrain adalah otak sekaligus algojonya. SpamBrain merupakan sistem kecerdasan buatan (AI) berbasis machine learning yang diluncurkan Google khusus untuk membasmi konten sampah.
Hebatnya, SpamBrain tidak butuh waktu lama untuk mengenali apakah tulisan di blog kita dibuat secara tulus untuk manusia atau sekadar manipulasi SEO. Sistem ini bekerja secara otomatis memantau jutaan situs sekaligus.
Ada beberapa hal krusial yang membuat SpamBrain langsung menekan tombol deindex pada sebuah blog:
- Konten Hasil Scraping: Artikel yang cuma hasil copy-paste dari web lain lalu diputar bahasanya (spin) menggunakan alat otomatis.
- Situs Hasil Generator Otomatis (AGC): Web yang isinya ribuan halaman tapi tidak ada informasi berguna sama sekali bagi pembaca.
- Tautan Keluar yang Mencurigakan: Blog kita tiba-tiba memasang banyak link aktif ke situs judi, pornografi, atau web ilegal lainnya karena diretas.
Langkah Praktis Melindungi Blog dari Amukan Googlebot dan SpamBrain
Lalu, bagaimana caranya agar blog kesayangan kita tidak menjadi korban deindex selanjutnya? Berikut langkah-langkah logis yang harus kita terapkan sekarang juga:
1. Tulis Konten yang Solutif (People-First Content)
Sebelum mulai mengetik, posisikan diri kita sebagai pembaca. Apakah artikel yang kita buat benar-benar menjawab pertanyaan orang? Jangan menulis artikel sepanjang 2000 kata tapi isinya cuma mengulang-ulang kata kunci demi mengejar algoritma. SpamBrain paling benci teknik kuno ini.
2. Manfaatkan Google Search Console Secara Rutin
Jangan tunggu sampai eror terjadi baru kita membuka Google Search Console. Sempatkan waktu minimal seminggu sekali untuk memeriksa tab "Coverage" atau "Penayangan Page". Jika ada notifikasi halaman eror 404 atau masalah perayapan, segera perbaiki hari itu juga sebelum Googlebot kapok datang lagi.
3. Jaga Keamanan Web dari Malware
Banyak kasus deindex terjadi bukan karena pemilik blog sengaja bermain curang, melainkan karena blog mereka disusupi hacker. Selalu gunakan tema dan plugin yang resmi. Jika kita memakai WordPress atau platform mandiri, pasang proteksi keamanan ekstra agar tidak ada artikel sampah yang terbit otomatis tanpa sepengetahuan kita.
4. Bersihkan Link Rusak (Broken Links)
Link yang mengarah ke halaman mati membuat Googlebot membuang-buang energi mereka saat merayapi blog kita. Kita bisa menggunakan bantuan alat gratis di internet untuk memindai apakah ada tautan di dalam artikel lama kita yang sudah tidak aktif lagi, lalu segera hapus atau ganti dengan link baru.
Dari ulasan Ai diatas, saya juga menerapkan trik yang baru baru ini saya coba sobat blogger, berikut dibawah ini, entah berfungsi dan work atau ngak, yang penting mencoba..upss😅.
1. Merubah tanggal publish artikel yang terlalu banyak dipublish dengan tanggal yang sama.
2. Menghapus Sitemap.xml lalu mengganti sitemap.xml yang baru.
3. Inspeksi URL hanya alamat blog ngerapik saja gak artikelnya.
4. Posting artikel baru, lalu akan saya coba Inspeksi URL.
Semoga work trik ini teman teman dan sobat blogger..😂😁
Kesimpulan
Menghadapi Googlebot dan SpamBrain sebenarnya sangat membuat kita parno tak karuan. Padahal, aturan main Google dari dulu sampai sekarang tidak pernah berubah: buatlah konten yang berguna untuk manusia, bukan untuk mesin pencari. Ketika kita fokus menyajikan solusi terbaik bagi pembaca, secara otomatis sistem Google akan menyukai dan menjaga blog kita tetap aman di indeks mereka.
Disinilah akar masalahnya Google, kami para blogger merasa telah memberikan tulisan yang bermanfaat, meskipun meminta bantuan Ai mencari benang merahnya. Tetap hasilnya Deindex.. salah minum obat kali GoogleBot, atau memang kita yang gak tau obat yang google mau..ckkkkk😂😁😅 Semoga artikel kali bermanfaat buat para pengunjung Blog Ngerapik ini. Salam, salam.🙏



