174 Halaman Blog Tidak Terindeks Google? Begini Cara Mengatasi “Crawled – Currently Not Indexed” di Blogger
Salam ngerapik blog, hari ini saya coba membahas tentang 174 Halaman Blog Saya yang Tidak Terindeks Google teman teman semua, saya meminta chatGPT mengulasnya, atau teman teman semua juga pernah membuka Google Search Console lalu menemukan banyak halaman blog yang belum masuk Google?
Salah satu status yang sering membuat pemilik blog panik adalah “Crawled – currently not indexed”. Benar bukan..? Sitemap sudah terdeteksi, crawling diizinkan, halaman berhasil diambil Googlebot, bahkan URL dinyatakan tersedia untuk Google melalui pemeriksaan langsung. Namun, saat di search blognya, jagankan artikel nama blog juga gak keindex di google seacrh!
Nah, artikel kali ini saya coba membahas pengalaman nyata ketika sebuah blog Blogger memiliki 174 halaman berstatus “Crawled – currently not indexed”, bagaimana cara memeriksanya, dan langkah yang dapat dilakukan agar kita tidak salah memperbaiki masalah ini.
![]() |
| Ilustrasi gambar pusing masalah Crawled – Currently Not Indexed |
Apa Arti “Crawled – Currently Not Indexed”?
Crawled – currently not indexed berarti Google sudah menemukan dan merayapi halaman blog kita tersebut, tetapi halaman itu belum dimasukkan ke indeks Google.
Sederhananya:
- Google sudah mengetahui URL.
- Google sudah mengunjungi halaman.
- Halaman berhasil diambil.
- Tetapi Google belum memilih untuk menampilkan halaman tersebut di hasil pencarian.
Hal ini berbeda dengan halaman yang tidak dapat dicrawl atau halaman blog yang secara sengaja menggunakan noindex.
Jangan Langsung Memvonis dan Menganggap Blog Rusak
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemilik blog adalah langsung mengubah template, robots.txt, sitemap, atau canonical ketika melihat banyak halaman belum terindeks. Ini yang saya lakukakan teman teman kesalahan fatal ternyata euy..
Padahal, sebelum melakukan perubahan besar, kita harus mengetahui terlebih dahulu apakah Google sebenarnya dapat mengakses halaman tersebut. Jika Google dapat melakukan crawling dan tidak menemukan larangan indexing, masalahnya belum tentu berasal dari konfigurasi teknis template blog.
Contoh Kasus pada Blog Blogger
Salah satu contoh halaman blog saya yang diperiksa adalah artikel:
Menyulap Blogspot Menjadi Forum Komunitas Modern dengan Disqus & Chatbot AI, disini
Pada dashbiard Google Search Console, halaman tersebut menunjukkan:
- Page is not indexed: Crawled – currently not indexed
- Sitemap: Ditemukan
- Crawl allowed: Yes
- Page fetch: Successful
- Indexing allowed: Yes
- User-declared canonical: URL artikel itu sendiri
Hasil tersebut menunjukkan bahwa jelas tidak ada indikasi bahwa halaman tersebut diblokir dari crawling atau indexing.
Langkah 1: Periksa Sitemap
Pertama, buka Google Search Console akun blog teman teman kemudian pilih:
Indexing → Pages
Periksa apakah URL artikel berasal dari sitemap blog.
Untuk Blogger, sitemap utama biasanya berada di:
https://namablog.blogspot.com/sitemap.xml
Jika sitemap blog sudah ditemukan oleh Search Console, jangan buru-buru mengganti sitemap hanya karena beberapa halaman belum masuk indeks.
Langkah 2: Periksa Robots.txt
Pastikan robots.txt tidak memblokir halaman artikel.
Contoh konfigurasi Blogger yang membolehkan crawling halaman blog secara umum dapat terlihat seperti:
User-agent: * Disallow: /search Allow: / Allow: /search/label/ Sitemap: https://ngerapik.blogspot.com/sitemap.xml
// ganti https://ngerapik.blogspot.com sesuai URL Blog teman teman semua
Cara mengaplikasikannya adalah copy dan salin kode robot.txt diatas ke Pengaturan dashboard blogger, lalu cariCrawler dan tempel kode tersebut ke dalam kotak robots.txt kustom, aktifkan terlebih dahulu ya Aktifkan robots.txt kustom sehingga tooglenya berwarna hijau menyala, nampak seperti gambar dibawah ini:
Jangan menyalin robots.txt dari blog lain tanpa memahami fungsinya. Jika halaman artikel dapat dicrawl bot Google, jangan mengubah robots.txt secara sembarangan hanya karena melihat laporan “Crawled – currently not indexed”.
Langkah 3: Periksa Tag Canonical
Tag Canonical memberitahu mesin pencari URL mana yang dianggap sebagai versi utama sebuah halaman.
Untuk mengeceknya, buka sumber halaman artikel, klik kanan mouse di halaman artikel lalu klik view page source dan cari:
"canonical" dengan cntr+F keyboard tanpa tanda petik, maka akan nampak seperti contoh dibawah:
Contohnya:
<link href='https://ngerapik.blogspot.com/2026/07/menyulap-blogspot-menjadi-forum.html' rel='canonical'/>
lihat gambar dibawah ini unutk lebih jelasnya:
Canonical yang ideal untuk artikel tersebut menunjuk ke URL artikel utamanya sendiri.
Jika canonical menunjuk ke artikel blog teman teman yang lain secara tidak sengaja, hal tersebut perlu diperiksa lebih lanjut.
Bagaimana dengan Terbacanya URL ?m=1?
Pada Blogger kita dapat menemukan URL seperti:
https://ngerapik.blogspot.com/2026/07/cara-merubah-gambar-tentang-saya-about.html?m=1
Parameter ?m=1 ditampilkan di GSC karena berkaitan dengan tampilan mobile Blogger dan bukan berarti otomatis merupakan artikel yang berbeda.
Karena itu, jangan menganggap URL tanpa parameter dan URL dengan ?m=1 sebagai dua artikel berbeda hanya karena bentuk URL-nya berbeda. Yang perlu diperhatikan adalah apakah canonical mengarah ke URL utama yang benar. Yang jadi pertanyaan adalah kapan beresnya masalah ini di index pencarian google? Iyo opo Ora.. Gak tau itu mah.. google lah yang tau jawabannya. Saya di situ lihat diatas URL blogspot juga kena Crawled – Currently Not Indexed, mungkin ini jadi sebab musabab blog saya waktu di search di google gak ada..wkwkkwk.. imang ngerapik ketak google!
Langkah 4: Gunakan URL Inspection GSC
Setelah itu gunakan fitur URL Inspection di Google Search Console.
Masukkan URL artikel yang belum terindeks.
Perhatikan bagian:
- Discovery
- Crawl
- Indexing
Jika hasilnya seperti berikut:
Crawl allowed? Yes
Page fetch? Successful
Indexing allowed? Yes
berarti halaman tersebut secara teknis dapat dicrawl dan tidak sedang diblokir dari indexing google.
Udah semua itu mah google, udah pegel juga klik URL Inspection di Google Search Console, iyo opo ora teman teman semua, upsss!
Langkah 5: Gunakan Test Live URL GSC
Google Search Console menyediakan pemeriksaan langsung melalui Test Live URL.
Jika hasilnya:
URL is available to Google
itu merupakan sinyal bahwa Google dapat mengakses URL tersebut pada saat pengujian.
Namun, perlu dipahami bahwa “URL is available to Google” bukan berarti halaman pasti langsung masuk indeks. Google tetap menentukan halaman mana yang akan dimasukkan ke indeks berdasarkan sistem indexing mereka.
Apakah Harus Langsung Request Indexing?
Jika halaman sudah diperiksa dan tidak mempunyai masalah teknis yang jelas, kita dapat menggunakan tombol Request Indexing. Namun jangan menganggap tombol tersebut sebagai tombol “paksa masuk Google”.
Request Indexing hanya meminta Google mempertimbangkan URL tersebut untuk crawling dan indexing kembali. Tidak ada jaminan bahwa URL langsung muncul di hasil pencarian.
Jangan Request Indexing untuk Ratusan URL Sekaligus
Jika Search Console menunjukkan misalnya 174 halaman berstatus “Crawled – currently not indexed”, jangan langsung mencoba meminta indexing untuk semua URL satu per satu.
Lebih baik pilih beberapa artikel penting sebagai sampel.
Misalnya:
- Pilih satu artikel tutorial utama.
- Pilih satu artikel dengan topik berbeda.
- Pilih satu artikel lama yang masih relevan.
- Periksa ketiganya menggunakan URL Inspection.
- Pastikan crawling dan indexing tidak diblokir.
- Gunakan Request Indexing pada artikel yang sudah diperiksa.
Dengan cara tersebut kita dapat mengetahui apakah masalahnya terjadi pada URL tertentu atau merupakan pola yang lebih luas di seluruh halaman artikel blog kita.
Periksa Kualitas dan Keunikan Konten
Jika semua pemeriksaan teknis menunjukkan kondisi normal, perhatian berikutnya sebaiknya diarahkan ke konten.
Periksa dengan jujur dari hati yang paling dalam, apakah benar artikel kita:
- Memberikan jawaban yang benar-benar dibutuhkan pembaca.
- Mempunyai informasi yang cukup untuk topiknya.
- Tidak hanya mengulang informasi yang sudah tersedia di banyak situs lain.
- Mempunyai struktur heading yang jelas.
- Mempunyai contoh atau pengalaman yang relevan.
- Mempunyai internal link menuju artikel terkait.
- Mempunyai judul yang sesuai dengan isi.
- Mempunyai gambar yang relevan dan tidak berlebihan.
Jangan menambahkan kata-kata secara paksa hanya untuk membuat artikel menjadi panjang. Yang lebih penting adalah kelengkapan, relevansi, kejelasan, dan manfaat bagi pembaca yang berkunjung ke artikel blog kita.
Lah, artikel saya emang semua dari ulasan Ai, namun di modif dan di sunting lagi kok google, pasti teman teman juga ada yang bilang gitu, iyo opo ora.. jujur deh..wkwkwk, tenang teman,, kamu gak sendirian, Upss..!
Perbaiki Internal Linking Artikel
Internal link membantu Google menemukan hubungan antara satu artikel dengan artikel lainnya.
Contohnya, artikel tentang Blogger dapat memberikan tautan menuju artikel lain yang masih berhubungan seperti:
- Cara memperbaiki error Blogger.
- Cara mengatur sitemap Blogger.
- Cara membuat blog mobile-friendly.
- Cara memeriksa kecepatan blog.
- Cara memperbaiki canonical.
Namun internal link harus dibuat secara alami dan relevan. Jangan membuat puluhan tautan yang tidak berhubungan hanya untuk mengejar SEO Blogger.
Artikel saya malah gak di Internal Linking, tambah anjlok search indexnya google..wkwkwk, teman teman semua juga gitu ya.. iyo opo ora..wkkk, tenang lagi kamu gak sendirian!
Periksa Apakah Ada Artikel Terlalu Mirip
Jika sebuah blog memiliki banyak artikel dengan topik dan pembahasan yang sangat mirip, mesin pencari dapat memilih halaman tertentu sebagai halaman yang lebih utama.
Karena itu, sebelum membuat banyak artikel dengan keyword yang hampir sama, pastikan setiap artikel memiliki tujuan pencarian yang jelas berbeda di setiao isi konten artikel.
Bagaimana dengan Halaman 404?
Laporan Google Search Console juga dapat menampilkan halaman Not found (404).
Pembritahuan 404 tidak selalu berarti blog mengalami masalah serius.
Jika artikel memang sudah dihapus dan URL tersebut tidak diperlukan lagi, keberadaan 404 dapat menjadi kondisi yang sangat wajar.
Namun jika URL tersebut merupakan artikel penting yang sudah memiliki backlink atau banyak internal link, kita dapat mempertimbangkan redirect menuju halaman pengganti yang benar-benar relevan.
Bagaimana dengan kondisi “Alternate Page with Proper Canonical Tag”?
Status ini juga tidak selalu merupakan masalah. Jika Google menemukan halaman alternatif dan sudah mengetahui URL canonical yang benar, kita tidak perlu mengubahnya hanya demi membuat angka laporan menjadi nol.
Yang penting adalah halaman utama yang ingin kita indeks mempunyai canonical yang benar dan dapat diakses bot Google.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari
Ini harus teman teman blogger semua kalau gak mau blognya banyak yang gak keindex. Ketika menemukan banyak halaman belum terindeks, hindari melakukan perubahan secara berlebihan, diantaranya:
- Jangan menghapus ratusan artikel sekaligus.
- Jangan mengubah robots.txt tanpa alasan yang jelas.
- Jangan menghapus sitemap.
- Jangan mengubah canonical semua artikel.
- Jangan membuat ratusan artikel baru hanya untuk mengejar jumlah indeks.
- Jangan melakukan Request Indexing berulang-ulang pada URL yang sama.
- Jangan menganggap semua halaman yang belum terindeks sebagai halaman rusak.
Kenapa Artikel Sudah Dicrawl tetapi Belum juga Terindeks?
Inilah bagian yang sering membuat blogger seperti kita bingung terhadap google. Iyo opo ora..
Crawling dan indexing adalah dua proses yang berbeda.
Google dapat mengunjungi sebuah halaman tanpa menjadikannya bagian dari indeks pencarian.
Dengan kata lain:
Google menemukan URL
↓
Google melakukan crawling
↓
Google berhasil mengambil halaman
↓
Google mengevaluasi halaman
↓
Halaman belum tentu langsung masuk indeks
Karena itu, melihat status Crawled – currently not indexed tidak otomatis berarti ada kesalahan pada konfigurasi Blogger blog kita. Google aja masih mikir mikir dan lola mau menerbitkan di indexnya atau gak.
Checklist Perbaikan Pada Setelan Artikel Blogger
Gunakan checklist berikut sebelum melakukan perubahan besar:
- ☑ Sitemap sudah ditemukan Search Console.
- ☑ URL artikel dapat dibuka.
- ☑ Crawling tidak diblokir.
- ☑ Page fetch berhasil.
- ☑ Indexing tidak diblokir.
- ☑ Canonical artikel benar.
- ☑ Artikel mempunyai isi yang relevan.
- ☑ Artikel tidak sekadar menyalin halaman lain.
- ☑ Internal link relevan tersedia.
- ☑ Judul sesuai dengan isi.
- ☑ Meta description tersedia dan relevan.
- ☑ Tidak terdapat redirect yang tidak perlu.
Kesimpulan
Ini Pelajaran buat kita semua teman teman, terutama saya, ternyata tidak semudah itu membuat artikel yang di index google. Jika dashboard Google Search Console menampilkan banyak halaman “Crawled – currently not indexed”, jangan langsung panik. Langkah pertama adalah menentukan apakah masalahnya berasal dari akses crawling, indexing, canonical, sitemap, atau memang keputusan Google untuk belum memasukkan halaman tersebut ke indeks.
Dalam contoh kasus yang dibahas pada artikel ini, sebuah halaman dapat memenuhi pemeriksaan teknis seperti sitemap ditemukan, crawling diizinkan, page fetch berhasil, indexing diizinkan, canonical benar, bahkan URL is available to Google pada Live Test, tetapi statusnya tetap dapat menunjukkan Crawled – currently not indexed.
Artinya adalah, kita tidak perlu langsung membongkar template Blogger atau mengubah robots.txt. Lebih baik lakukan pemeriksaan secara bertahap, perbaiki konten yang memang perlu diperbaiki, bangun internal linking yang relevan, kemudian gunakan Request Indexing secara wajar untuk halaman yang paling penting.
Intinya: jangan mengejar angka indeks, tetapi pastikan setiap artikel benar-benar layak ditemukan dan bermanfaat bagi pembaca. Lagi lagi Apakah Artikel kita berguna atau tidak!
Lihat Video Youtube dari kanal, semoga bisa membantu permasalahan teman teman blogger semuanya@
Catatan: Tampilan dan istilah di Google Search Console dapat berubah dari waktu ke waktu. Gunakan laporan terbaru yang tersedia pada akun Search Console kamu sebagai acuan utama.
Akhir kata demikianlah artikel tentang "Halaman Blog Tidak Terindeks Google? Begini Cara Mengatasi “Crawled – Currently Not Indexed” di Blogger" Semoga bisa bermanfaat untuk teman teman pengunjung Ngerapik Blog ini. Salam Ngerapik Blog!
Meta Hastags:
#GoogleSearchConsole #CrawledCurrentlyNotIndexed #Blogger #Blogspot #SEO #GoogleIndexing #CaraIndexGoogle #SearchConsole #SEOArtikel #SitemapBlogger #RobotsTxt #Canonical #RequestIndexing #BlogSEO #NgerapikBlog
Kata Kunci:
cara mengatasi crawled currently not indexed, halaman Blogger tidak terindeks Google, cara agar artikel Blogger terindeks Google, Google Search Console, cara request indexing Blogger, artikel tidak muncul di Google, cara memperbaiki indexing Blogger





